KELAKAR

SENGGANG

LENSA

Empat Cara Menghindari Typo dalam Tulisan


Typo atau kesalahan ketik dalam sebuah tulisan merupakan sesuatu yang mengganggu. Isi tulisan boleh bagus, tapi bila terdapat banyak typo di situ, orang akan emoh membacanya. Urusan yang kecil-kecil saja diabaikan apalagi urusan yang besar-besar seperti mengurus gajah dan Hulk, misalnya.

Typo sebetulnya tidak hanya menyangkut soal sensasi saat membaca. Lebih dari itu, ia bisa mengirim pesan yang salah ke dalam pikiran pembaca. Lihat apa yang terjadi pada percakapan di bawah ini:


Kalau sudah begitu, ngeri kan?

Nah, untuk menghindari insiden semacam itu, Dul Muin kali ini akan berbagi tips bagaimana cara menghindari typo dalam tulisan. Simak tips-tipsnya di bawah ini:

Pertama, Jangan Mengetik dengan Keyboard yang Rusak

Ini penting sekali diingat oleh Anda yang menyukai tindakan-tindakan ekstrem dan anti-mainstream. Kalau di keyboard Anda terdapat beberapa tombol yang tak berfungsi, janganlah memaksa menggunakannya. Bawalah dulu ke Puskesmas terdekat. Jika sakit berlanjut, hubungi....

Jika Anda tetap ngotot menggunakannya, bisa berbahaya. Saat Anda mau menulis NENEK SAYA PERGI KE RUMAH PACAR, ia bisa menjadi EEK SAYA PERGI KE RUMAH PACAR karena tombol huruf N yang tak berfungsi.

Kedua, Jangan Terburu-Buru Memposting Tulisan

Dunia maya adalah dunia yang bergerak cepat. Kita merasa dituntut untuk menjadi yang pertama mengabarkan sesuatu kepada dunia. Lalu, kita abai terhadap fase penyuntingan. Padahal, tulisan tanpa disunting itu seperti memakai lipstik tanpa menggunakan cermin, di malam gelap gulita pula. Adheng-comandheng kata orang Madura.

Ketiga, Print, Lalu Suntinglah

Ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Dalam proses penyuntingan, kita tidak semata-mata menyunting dalam bentuk soft copy, tapi juga hard copy. Kita perlu mencetak dulu, lalu menyuntingnya. Mengapa perlu di-print? Karena menyunting versi cetak itu lebih gampang dan lebih selektif. Kalau dalam bentuk soft copy, mata kita seringkali kurang awas, apalagi jika tulisannya panjang. Kalau mata sudah panas karena lama memandang layar komputer, biasanya kita selalu luput mengidentifikasi kesalahan.

Keempat, Jangan Mengetik dan Mempublikasikan Tulisan dalam Keadaan Jomblo

Saya kira ini tidak perlu dibahas panjang lebar. Untuk hal apa pun, tidak hanya dalam urusan ngeblog, jomblo itu memang selalu bermasalah. Jadi, cukup sampai di sini saja tips menghindari typo dalam tulisan. Semoga Anda bahagia.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

10 komentar